A LXTTXR FROM AN OLD TYPXWRITXR FOR YOU ONLY

Dxar frixnd,

Though I am a typxwritxr, I’m just thx old onx. But I think I’m still good xnough to usx, xxcxpt onx of my kxys. Thxrx arx 46 kxys which work wxll; but it’s a pity that thxrx’s a kxy that doxsn’t work anymorx. It, of coursx, brings about troublx for all. Why not; xvxry kxy has its own important rolx, don’t thxy?

Hxy…don’t worry, I’vx rxplacxd it with anothxr kxy, that is ‘X’. But the problxm, howxvxr, is not ovxr yxt. (more…)

Fukuoka: Klasik Sekaligus Modern

Sungai Hakata

Sungai Hakata

Tidak seperti kota-kota besar lain di Jepang, Fukuoka memiliki lima sungai besar yang membelah pusat kotanya dan banyak kanal yang menjadi jalur transportasi air yang ramai dan permai. Karena itu tidak mengherankan bila Fukuoka memiliki banyak jembatan yang menarik seperti jembatan batu Najima Bridge yang dibangun pada tahun 1930-an, jembatan modern Aitaka Bridge yang merupakan jembatan laut terpanjang di Jepang untuk para pejalan kaki dan pesepeda, dan Deai Bridge yang berubin jingga dan kuning.

Fukuoka menawarkan suasana santai. Para pemusik riang bersenandung pada malam hari di Deai Bridge dan jembatan lainnya. Perahu tradisional yakatabune, yang dihiasi dengan lentera berwarna-warni, hilir mudik di Sungai Naka, sementara penumpangnya berpesta sashimi. Namun, di balik suasana santai, Fukuoka juga sibuk sebagai pusat niaga dan budaya. Bandaranya merupakan satu dari tiga bandara tersibuk di dunia. (more…)

Cara Mudah Membuat Akun Payoneer

Sebelum memulai, siapkanlah KTP Anda (National ID) terlebih dahulu karena nanti Anda diharuskan untuk mengisi data diri sesuai dengan identitas resmi. Sebagai catatan, Anda tidak perlu membuat lebih dari satu akun; Anda juga nanti akan mendapatkan sebuah kartu debit Prepaid MasterCard Payoneer yang akan dikirimkan secara gratis ke alamat Anda dan bisa digunakan untuk berbelanja dan tarik tunai di ATM berlogo MasterCard di seluruh dunia.

Sudah siap? (more…)

Verb Pattern 1

Pada pola ini, verb diikuti oleh objek langsung (direct object), baik berupa kata benda (noun) atau pun kata ganti (pronoun). Mari kita pelajari kalimat-kalimat berikut ini:

  1. I know her family.
  2. Do you want any help?
  3. Who knows the answer?
  4. You didn’t answer my question.
  5. She cut herself.
  6. Don’t you remember my name?
  7. He dug a deep hole.
  8. She laughed a merry laugh.
  9. This climate doesn’t suit him.
  10. The glass contains fresh water.

(more…)

Verb Patterns

Verb Patterns

Halo para pelajar bahasa Inggris!

Apakah kalian pernah bertemu dengan pola kata kerja alias verb patterns saat belajar bahasa Inggris? ‘Mahluk’ apakah gerangan? Tenang saja! Kalau kalian belum kenal, saya akan memberitahu apa yang saya tahu tentang verb patterns. Tapi sebelum itu, mari kita pelajari dahulu contoh-contoh berikut ini.

(1) S V O O : I told him a story.
(2) S V O to-infinitive : I told him to go.
(3) S V O that-clause : I told him that Mary was ill.

Dari kalimat-kalimat tersebut, kita tahu (more…)

Adakah Padanan Paribasa Sunda dalam Peribahasa Inggris?

Walaupun memiliki susunan kata yang cantik, paribasa Sunda kini semakin jarang terdengar dalam kehidupan masyarakat modern di kota-kota besar di provinsi Jawa Barat, khususnya di kota tempat tinggal saya Bandung. Jangankan ungkapan tradisional, ketika saya mengatakan beberapa kata tradisional, seperti golodog, sééng, pamidangan, saat berbincang dengan kawan-kawan saya yang lebih muda, mereka jarang sekali memahaminya. Biasanya mereka akan bertanya, “Itu artinya apa, Om?”, dan saya pun harus menjelaskannya dan tak jarang diledek “ketuaan kayak Master Yoda.”

Sebagai penerjemah, kadang-kadang terpikir apakah ada padanan untuk peribahasa suku saya dalam peribahasa Inggris. (more…)

Dasar-dasar Penerjemahan dengan OmegaT

Halo, semuanya!

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tutorial untuk peranti penerjemahan OmegaT. Tapi, ini bukan berarti saya sudah ahli. Saya hanya menyampaikan ilmu yang saya miliki!

Pertama-tama, OmegaT adalah Peranti Penerjemahan Bantuan-Komputer alias CAT Tool yang bersifat terbuka dan gratis. Peranti penerjemahan di sini bukan berarti bahwa OmegaT bisa menerjemahkan secara otomatis, tapi OmegaT dapat membantu Anda dengan menciptakan “memori terjemahan” (MT) dari dokumen yang diterjemahkan, yang kemudian dapat digunakan untuk memudahkan penerjemahan dokumen lain yang memiliki kesamaan dengan dokumen terdahulu.

Sudah siap menerjemahkan dengan OmegaT? Mari kita mulai! (more…)

Tak Tahu Maka Tertipu

Sebagai orang Sunda asli ada satu kekhawatiran yang menggelayuti pikiran saya: Mungkinkah suatu hari nanti bahasa Sunda akan punah? Kekhawatiran ini muncul dari pengamatan saya dalam kehidupan sehari-hari di mana semakin banyak orang Sunda keturunan Sunda, baik murni maupun campuran, dan tinggal di tanah Sunda yang tidak mengerti bahasa Sunda sama sekali atau hanya sedikit mengerti  dan hanya bisa menuturkan sedikit kosakata atau paham tapi tidak bisa menuturkannya (penutur pasif). Fenomena ini muncul terutama di Kota Bandung dan sekitarnya dan terjadi pada generasi yang lebih muda, khususnya anak-anak dan remaja. (more…)

Kujang bukan Senjata (Bagian 2)

Ahli sejarah dan kesenian Sunda, almarhum Saleh Danasasmita dengan menggunakan nama samaran Asmalasuta menulis dalam karangan berjudul Semar djeung Kudjang (majalah Handjuang No. 5, 1971) bahwa ia merasa berdosa kalau membiarkan saja, karena telah terjadi kekeliruan yang telah diterima masyarakat secara luas tentang Semar dan kujang. Menurut para ahli, ternyata kepercayaan itu bisa dibentuk. “Sanajan carita hayal mun ditabeuh unggal waktu, dipasieup siga heueuh, lila-lila bakal dianggap enyaan.” (Meski cerita hayali, kalau diberitakan tiap waktu, dibuat-buat seakan-akan benar, lama-lama akan dianggap benar). Karena itu, dia merasa perlu menulis karangan untuk menjelaskan hal yang sebenarnya walaupun ia tahu bahwa “mun beja geus dipercaya hese ngabedokeunana” (kalau berita sudah dipercaya, susah membatalkannya). (more…)

Manusia Gula Batu

Di suatu senja di musim yang lalu. Ketika itu hujan rintik-rintik. Tersebutlah seorang santri yang baru saja khatam nyantren akan ‘turun gunung’ untuk mengamalkan ilmu yang didapatnya selama ini. Ia pun menemui gurunya untuk berpamitan.

“Buya, saya hari ini pamit undur diri mau turun gunung untuk menerapkan ilmu yang saya dapat selama di sini ke tengah-tengah masyarakat.” (more…)

Kujang bukan Senjata (Bagian 1)

Artikel ini ditulis oleh Ajip Rosidi, budayawan Sunda yang merupakan Ketua Dewan Pembina Yayasan Kebudayaan Rancage, dan dimuat di harian Pikiran Rakyat tanggal 1 Agustus 2012 (12 Ramadan 1433 H).

***

 

Pada awal tahun 1950-an, dalam masyarakat Sunda timbul ketidakpuasan terhadap orang Jawa, sehingga timbul gerakan kasundaan baik di kalangan orang-orang yang sudah aktif dalam gerakan kasundaan sejak sebelum perang, maupun di kalangan para pemuda dan mahasiswa. Tokoh-tokoh Sunda yang sudah aktif sejak masa sebelum perang seperti Ema Bratakusumah, Soetsn (Soetisna Sendjaja), Iwa Koesoemasoemantri, Otong Kosasih, Djoearsa, Joedakoesoemah, dll. yang mendirikan organisasi al. Daya Sunda, Badan Musyawarah Sunda, dll. Sedang para mahasiswa dan pemuda di Bandung, Bogor dan Jakarta seperti Adjam Syamsupradja, Hasan Wargakusumah, Saikin Suriawidjaja, Alibasjah Natapradja, dll. mendirikan organisasi al. Nonoman Sunda, Front Pemuda Sunda dll. (more…)