Bahaya Berbelanja


Merasa kesepian? Mengapa tidak pergi ke mall? Anda akan menemukan banyak hal menarik, dan tentu saja, sepasang sepatu baru atau bahkan mungkin sebuah game komputer baru. Pergi ke mall sangatlah cepat dan mudah, dan anda tidak memerlukan peralatan khusus. Anda hanya perlu masuk ke mobil anda dan pergi ke sebuah toko. Mall-mall itu ada di mana-mana, dan buka selama 24 jam dalam kondisi cuaca apa pun.

Kebanyakan orang menganggap belanja adalah sesuatu yang kita lakukan ketika kita perlu membeli sesuatu, namun sebagian orang berbelanja untuk alasan-alasan yang berbeda. Nyatanya, jika anda seperti orang kebanyakan saat ini, berbelanja merupakan hobi favorit anda, sesuatu yang dapat dengan mudah anda lakukan untuk mengubah suasana hati anda. Anda mungkin merasa senang, tapi jika anda tidak hati-hati, total tagihan kartu kredit anda akan segera melebihi apa yang anda miliki di akun bank anda.

Karena sangat nikmat dan menyenangkan, berbelanja dapat menimbulkan kecanduan. “Orang-orang terjerumus ke dalam kebiasaan berbahaya menghabiskan uang untuk mencoba merasa senang. Mereka menjadi terjebak ke dalam siklus kelakuan yang merusak diri sendiri yang menuntunnya kepada hutang dan ketidakpuasan,” tutur Fred E. Waddell, penulis Money Mastery in Minutes a Day.

Bagaimana anda tahu jika anda adalah seorang pemboros yang sulit dihentikan, dan bukan hanya seseorang yang telah berbelanja melebihi apa yang seharusnya anda beli bulan ini? Tidak ada jawaban mudah. Tapi tanyakanlah hal ini pada diri anda: Apakah anda memiliki pakaian di tempat penyimpanan yang tidak pernah anda pakai atau yang masih ada label harganya? Apakah anda pernah menyembunyikan belanjaan anda dari keluarga anda? Waspadalah, hal ini merupakan beberapa tanda peringatannya, tutur Dr. Waddell.

Menurut Dr. Waddell, kebanyakan dari para pemboros yang sulit dihentikan tidak menyadari kebiasaan mereka atau menyangkalnya dengan keras. Para pemboros yang sulit dihentikan lebih suka untuk menghindari masalah yang mendorong mereka berbelanja, sehingga masalahnya adalah bukan hanya masalah mereka menghabiskan uang lebih dari yang mereka hasilkan. Masalah berbelanja bisa disebabkan oleh masalah pribadi yang mendalam yang dimiliki para pemboros yang sulit dihentikan. Bagaimana pun juga, mereka tidak sepenuhnya menyadari masalah ini.

Pembelanjaan yang spontan adalah hal yang alami, msalnya bunga-bunga yang mencerahkan musim hujan, atau hadiah atas pekerjaan yang dilaksanakan dengan baik. Menjadi spontan berarti bertindak tanpa perencanaan. Namun, seorang pemboros yang sulit dihentikan akan berbelanja sebagai respons terhadap stress dan menuruti dorongan fisik yang kuat dan nyata untuk pergi dan menghabiskan uang. Ketika jenis belanja seperti ini mengakibatkan masalah yang serius bagi anda dan keluarga anda, anda memiliki masalah berbelanja yang sulit dihentikan.

***************************

Original text

Feeling lonely? Why not go to the mall? You’ll find plenty of company, and yes, a new pair of shoes or maybe even a new computer game. It’s quick and effortless; and you don’t need special equipment. You just get in your car and drive to a store. They’re everywhere, and they’re open 24 hours in any weather.

Most people think of shopping as something we do when we need to buy things, but some people shop for different reasons. In fact, if you’re like many people today, shopping is your favorite hobby, something you can do easily do to change your mood. You might feel great, but if you are not careful, the total on your credit card bills will soon be more than you have in your bank account.

Because shopping is so enjoyable and convenient, it can be addictive. “People get into the dangerous habit of spending money to try to feel good. They become trapped in a cycle of self-defeating behavior that leads to debt and dissatisfaction,” says Fred E. Waddell, author of Money Mastery in Minutes a Day.

How do you know if you are a compulsive spender, and not just someone who has spent more than you should have this month? There is no easy answer. But ask yourself this: Do you have clothes that you never wear or that still have the price tags on them? Do you ever hide your purchases from your family? Beware, these are some of the warning signs, says Dr. Waddell.

According to him, most compulsive spenders are unaware of their habits or strongly deny them. Compulsive spenders prefer to avoid the issues that force them to shop, so the problem is not just that they spend more than they earn. Spending problems may result from deep personal problems that compulsive spenders have. However, they are not fully aware of these problems.

Some spontaneous spending is natural: flowers to brighten a rainy day, or a treat for a job well done. To be spontaneous means to act without planning. However, a compulsive spender will shop in response to stress and follow a real physical urge to go out and spend money. When this type of spending causes serious problems for you and your family, you have a compulsive spending problem.

Adapted from here.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s