Verb Patterns

Verb Patterns


Halo para pelajar bahasa Inggris!

Apakah kalian pernah bertemu dengan pola kata kerja alias verb patterns saat belajar bahasa Inggris? ‘Mahluk’ apakah gerangan? Tenang saja! Kalau kalian belum kenal, saya akan memberitahu apa yang saya tahu tentang verb patterns. Tapi sebelum itu, mari kita pelajari dahulu contoh-contoh berikut ini.

(1) S V O O : I told him a story.
(2) S V O to-infinitive : I told him to go.
(3) S V O that-clause : I told him that Mary was ill.

Dari kalimat-kalimat tersebut, kita tahu bahwa semuanya menggunakan kata kerja atau verb yang sama. Tapi, apakah verb itu sama artinya pada setiap kalimat? Tentu tidak! Pola ketiga kalimat tersebut tidak sama, sehingga makna dari verb pada setiap kalimat juga berbeda. Pada kalimat (1), tell berarti menceritakan, sementara pada (2) berarti memerintahkan, dan pada (3) berarti memberitahu. Oleh karena itu, bisa kita simpulkan bahwa verb patterns adalah pola-pola kalimat yang menentukan makna dari suatu verb.

Walaupun demikian, jika suatu verb memiliki dua pola atau lebih, walaupun bisa diterjemahkan dengan kata yang sama, setiap pola kalimat mungkin memiliki makna atau penggunaan yang berbeda. Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini:

(4) S V Gerund : I stopped smoking.
(5) S V to-infinitive : I stopped to smoke.

Stop dalam kedua kalimat tersebut bisa diterjemahkan dengan berhenti, tapi makna keduanya sangat berlainan. Kalimat (4) artinya saya berhenti melakukan sesuatu (merokok), sementara kalimat (5) berarti saya berhenti melakukan sesuatu untuk melakukan sesuatu (merokok).

Tentu saja kita tidak bisa menerapkan semua verb ke dalam semua pola kalimat. Sebagai contoh, kita bisa menggunakan ‘advise’ dalam pola S V O to-infinitive:

(6) I advised him to go.

Tapi, walaupun maknanya hampir serupa, kita tidak bisa menggunakan ‘suggest’ dalam pola tersebut. Alih-alih menggunakan (7) I suggested him to go, kita harus menggunakan (7a) I suggested that he (should) go.

Oleh karena itu, kita tidak bisa menerapkan logika suatu pola kata kerja yang satu ke dalam pola kata kerja yang lain, karena itu bisa menimbulkan kesalahpahaman.

***

Referensi: Hudari, A. 2007. Excercises in Verb Patterns: Book One. STBA Yapari-ABA Bandung.

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s